Monday, 9 October 2017

Petuah Sang Kiai

1 comment:
Musyawarah besar (mubes) ketiga Ikatan Keluarga Alumni Manahijussadat (IKAM) telah berlangsung pada Ahad, 24 September 2017, di Pondok Pesantren Manahijussadat. Acara tersebut merupakan salah satu rangkaian dari syukuran ulang tahun pondok yang kedua puluh, usia yang cukup dewasa bagi sebuah lembaga pendidikan Islam.

Pondok yang didirikan pada 03 Agustus 1997 telah menghasilkan ratusan alumni yang tidak hanya berkarier di Pulau Jawa. Ada yang di Sumatra dan bahkan luar negeri. Karena itu, semakin tersebar jumlah alumni semakin terbuka lebar peluang pondok untuk dikenal di masyarakat luas. Meski begitu, tantangan justru akan semakin besar entah bagi pondok maupun alumninya sendiri. Hal ini tentunya konsekuensi logis dari tuntutan zaman.

Saturday, 29 July 2017

Membaca Kembali Indonesia Kita

No comments:
Nurcholish Madjid yang telah membaktikan hidupnya dalam membangun Indonesia memang telah meninggalkan kita. Namun, pikiran-pikirannya yang bertumpu pada keislaman, kemodernan, dan keindonesiaan tak pernah hilang ditelan zaman. Itulah mungkin apa yang kita sebut sebagai keabadian di mana pikiran-pikiran seseorang akan tetap hidup meskipun ia telah wafat.

Salah satu karya besar Cak Nur, sapaan akrab Nurcholish Madjid, adalah Indonesia Kita. Tulisan/khotbah ini hanya mengulas sebagian kecil dari isi buku tersebut. Sebab, ide-ide besar yang tertulis di dalamnya tidak mungkin dijabarkan kembali dalam pemaparan yang lebih ringkas. Apa lagi, sepuluh platform membangun kembali Indonesia yang ditawarkannya, disampaikannya secara komprehensif.

Monday, 20 June 2016

Tantangan Alumni di Tengah Perkembangan Zaman

No comments:
Ilmu pengetahuan atau sains dan teknologi pada saat ini begitu maju. Segala misteri alam secara perlahan telah berhasil dipecahkan. Kita mau atau tidak mau dihadapkan pada condicio sine qua non (situasi yang sulit dibantah). Salah satu contohnya adalah perdebatan tentang relasi agama dan sains.

Perdebatan tersebut mungkin akan bertahan sampai kapan pun. Sebab, agama pada dasarnya menyangkut soal-soal keyakinan, sedangkan sains menawarkan kepastian. Agama bersifat dogmatis dan sains meruntuhkan dogma-dogma tersebut karena ia mendasarkan dirinya pada fakta dan data.

Friday, 13 May 2016

Masalah Literasi Kita

No comments:
Central Connecticut State University belum lama ini telah merilis sebuah hasil riset tentang tingkat literasi yang berkembang di 61 negara. Di antara 61 negara tersebut, Indonesia menempati peringkat kedua dari bawah. Sedangkan, posisi yang menempati peringkat pertama (dalam arti yang sesungguhnya) adalah Finlandia.

Hal ini sungguh sangat memprihatinkan mengingat Indonesia merupakan sebuah bangsa yang sangat besar. Kita tidak perlu berdebat dalam validitas riset tersebut. Sebab, tanda-tanda rendahnya tradisi literasi begitu tampak dalam kehidupan sehari-hari.